Ligamen dan Tendon: Apa yang Membedakan Keduanya?

30 Desember 2025 2 min read

Oleh: dr. Andito Wibisono, Sp.OT, Subsp. PL

Perbedaan ligamen dan tendon

Tubuh manusia terdiri dari ribuan ligamen dan tendon yang mengikat satu bagian anatomi tubuh dengan bagian yang lain. Ligamen dan tendon merupakan jaringan ikat berserat yang memiliki peran utama untuk menstabilkan kerangka tubuh dan gerak tubuh. Lalu, apakah yang membedakan keduanya? Simak ulasan lengkapnya dalam artikel berikut ini!

Pengertian Ligamen

Ligamen adalah jaringan ikat kuat dan berserat yang menghubungkan tulang-tulang di seluruh tubuh. Jaringan yang berbentuk seperti pita saling bersilang ini tersusun dari kumpulan serat kolagen yang padat sehingga mampu memberikan kekuatan tarik.

Setiap manusia memiliki sekitar 900 ligamen yang tersebar di seluruh tubuhnya, mulai dari jari-jari, leher, punggung, pundak, siku, pinggul, lutut, hingga pergelangan kaki. Ligamen memiliki tugas utama memberikan stabilitas pada tulang dan sendi di seluruh tubuh. Selain itu, ligamen juga dapat membantu membatasi rentang gerak tubuh agar tidak terjadi cedera akibat gerak berlebihan atau gerak tidak normal.

Tipe-Tipe Ligamen

Tekstur ligamen berbeda-beda berdasarkan struktur anatomi yang didukungnya. Ada ligamen yang lentur, ada pula yang kokoh. Berikut adalah tipe-tipe ligamen yang ada pada tubuh manusia:

  • Ligamen lutut: anterior cruciate ligament (ACL), posterior cruciate ligament (PCL), medial cruciate ligament (MCL), dan lateral collateral ligament (LCL).
  • Ligamen siku: ulnar-collateral ligament dan lateral collateral ligament.
  • Ligamen pundak: superior glenohumeral ligament, middle glenohumeral ligament, inferior glenohumeral ligaments, acromioclavicular ligament, the coracoclavicular ligaments
  • Ligamen mata kaki: lateral collateral ligament (LCL), alcaneofibular, the posterior talofibular ligaments, dan medial collateral ligaments (MCL).
  • Ligamen pinggul: iliofemoral ligament (Y ligament of Bigelow), pubofemoral ligaments, dan ischiofemoral ligaments.
  • Ligamen punggung: ligamentum flavum, facet capsular ligament, interspinous ligament, supraspinous ligament, intertransverse ligament, posterior longitudinal ligaments, dan anterior longitudinal ligaments.

Pengertian Tendon

Tendon adalah jaringan ikat padat dan teratur yang melekatkan otot ke tulang. Jaringan ini dilapisi oleh endotenon (sejenis jaringan) yang membuatnya tampak seperti tali dan memungkinkan kumpulan serat tendon bergerak satu sama lain untuk mendukung pergerakan tubuh. 

Tendon dapat ditemukan pada sendi-sendi tubuh yang dapat digerakkan, seperti di bahu, siku, pergelangan tangan, jari-jari, pinggul, lutut, pergelangan kaki, jeri-jari kaki, sampai rahang. Tugas utama tendon adalah membantu pergerakan tubuh. Selain itu, tendon juga bertugas untuk mencegah cedera otot dengan menyerap sebagian dari dampak yang diterima otot ketika tubuh digunakan untuk berlari, melompat, dan melakukan gerakan lainnya.

Tipe-Tipe Gerakan Tendon

Berbeda dengan ligamen, tendon tidak memiliki tipe berdasarkan struktur anatomi yang didukungnya. Jadi, semua tendon yang ada di tubuh manusia hanya bernama tendon. Meski begitu, tendon dapat dibagi sesuai gerakan yang dilakukannya, seperti:

  • Fleksi: melekukkan sendi
  • Ekstensi: meluruskan sendi
  • Abduksi: menggerakkan lengan atau kaki ke samping
  • Rotasi internal: memutar anggota tubuh ke arah tubuh
  • Rotasi eksternal: memutar anggota tubuh menjauh dari posisi tubuh
  • Dorsofleksi: menarik kaki ke atas
  • Plantarfleksi: mengarahkan kaki ke bawah
  • Pronasi: memutar lengan ke arah bawah
  • Supinasi: memutar lengan ke arah atas

Cedera Ligamen

Cedera yang terjadi pada ligamen akan mengakibatkan perubahan drastis pada struktur dan fisiologinya. Ketika ligamen mengalami cedera, fungsi ligamen akan dipulihkan secara alami dengan pembentukan jaringan parut yang secara biologis lebih rendah kekuatan dan kemampuannya dibanding ligamen awal.

Beberapa contoh cedera yang terjadi pada ligamen termasuk:

  • Robekan AC. Cedera lutut dan robekan ligamen yang paling umum terjadi. Delapan puluh persen kasus individu yang mengalami robekan ACL disebabkan oleh aktivitas olahraga. Cedera ini harus diobati dengan tindakan operasi untuk mengganti ligamen yang telah robek.
  • Keseleo lutut. Cedera pada MCL atau LCL, umumnya karena aktivitas olahraga.
  • Keseleo siku. Cidera umumnya terjadi pada atlet yang melakukan aktivitas lemparan di atas kepala (seperti pada atlet bisbol, lempar lembing, tenis, bola voli, dan polo air).
  • Dislokasi pinggul. Cedera pada ligamentum teres akibat jatuh yang traumatis. Umumnya terjadi pada anak-anak dan orang lanjut usia.
  • Keseleo pergelangan kaki. Cedera ligamen pergelangan kaki yang umumnya disebabkan oleh aktivitas olahraga.
  • Cedera ligamen tulang belakang. Umumnya terjadi setelah peristiwa traumatis, seperti kecelakaan mobil. Selain itu, dapat juga disebabkan oleh keseleo ligamen punggung (karena memutar anggota tubuh secara berlebihan) atau leher tegang.

Cedera Tendon

Cedera pada tendon dapat dikategorikan berdasarkan bagian tendon itu sendiri. Contohnya adalah: 

  • Tendinitis achilles tendon. Achilles adalah tendon yang paling besar dan kuat di dalam tubuh. Cedera ini terjadi karena aktivitas gerak tubuh, seperti berlari dalam kecepatan tinggi, atau bisa juga karena otot betis yang tegang.
  • Tibialis posterior tendon. Tibialis posterior adalah tendon yang membentang di sepanjang bagian dalam tungkai dan bawah lengkungan kaki. Robekan pada tendon tibialis posterior umumnya disebabkan oleh trauma seperti terjatuh atau penggunaan tendon yang berlebihan.
  • Patellar tendon. Patellar adalah tendon yang membentang dari bagian bawah tempurung lutut (patela) sampai bagian atas tulang kering (tibia). Cedera pada tendon patellar biasanya disebabkan oleh aktivitas olahraga berupa banyak lari dan melompat.
  • Rotator cuff tendon. Rotator cuff adalah kelompok empat otot yang membantu menggerakkan dan menstabilkan sendi bahu. Cedera pada tendon rotator cuff biasanya disebabkan oleh aktivitas yang terlalu sering dilakukan.

Berdasarkan penjelasan di atas, perbedaan ligamen dan tendon terdapat pada anatomi tubuh yang dilekatkan, fungsi-fungsi tambahan, hingga cedera yang melibatkan kedua jaringan tersebut. Apabila Anda merasakan keluhan pada bagian-bagian tubuh yang dapat bergerak atau Anda baru saja mengalami kecelakaan, Anda dapat melakukan kunjungan ke RS Premier Bintaro dan berkonsultasi dengan dokter ortopedi terbaik di Orthopedic Centre kami.

Dokter ortopedi di RS Premier Bintaro dapat menangani beberapa kondisi yang berkenaan dengan kerangka tubuh; mulai dari keluhan ringan hingga kebutuhan untuk tindakan pembedahan karena masalah pada ligamen, tendon, atau organ sistem muskuloskeletal lainnya.
 

Hubungi Kami

Untuk informasi & buat janji temu Dokter

dr. Andito Wibisono, Sp.OT, Subsp. PL
Orthopedi & Traumatologi Lihat jadwal
Loading data...