+62 817-4929-054
Mengenal Kanker Langka “Koriokarsinoma“
oleh: Dr. dr. Chamim, Sp.OG (K) Onk

Apa itu Koriokarsinoma?
Koriokarsinoma adalah jenis kanker langka yang berkembang di rahim, tepatnya pada bagian plasenta. Plasenta sendiri adalah organ yang berkembang selama kehamilan dan bertugas untuk menyuplai nutrisi serta oksigen ke janin. Pada koriokarsinoma, sel-sel pada plasenta mengalami mutasi dan berkembang menjadi sel kanker yang bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya.
Penyebab dan Faktor Risiko Koriokarsinoma
Koriokarsinoma terjadi karena adanya perubahan atau mutasi pada sel-sel plasenta yang awalnya normal. Mutasi ini menyebabkan sel-sel tersebut berkembang tidak terkendali dan berubah menjadi sel kanker. Meskipun penyebab pasti dari mutasi ini belum sepenuhnya dipahami, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengembangkan koriokarsinoma, seperti usia ibu yang lebih dari 35 tahun atau komplikasi selama kehamilan, ataupun kehamilan yang tidak berkembang dengan normal.
Gejala Koriokarsinoma
Gejala koriokarsinoma sering kali sulit dikenali pada awalnya karena mirip dengan gejala awal kehamilan, seperti mual dan muntah. Namun, salah satu tanda utama yang dapat mengindikasikan adanya koriokarsinoma adalah perdarahan pervaginam setelah kehamilan. Perdarahan ini sering terjadi setelah keguguran atau kelahiran, meskipun kondisi ini juga bisa terjadi pada wanita yang sebelumnya tidak mengalami masalah kehamilan.
Penanganan Koriokarsinoma
Penanganan koriokarsinoma umumnya melibatkan dua pendekatan utama, yaitu kemoterapi dan/atau operasi. Kemoterapi digunakan untuk menghancurkan sel-sel kanker yang telah menyebar, sementara operasi bisa dilakukan untuk mengangkat rahim jika diperlukan, tergantung pada tingkat keparahan dan lokasi kanker. Pengobatan untuk koriokarsinoma memiliki tingkat kesuksesan yang tinggi jika didiagnosis sejak dini, dan banyak pasien yang berhasil sembuh setelah menjalani pengobatan yang tepat.
Apakah Koriokarsinoma Bisa Kambuh?
Walaupun koriokarsinoma dapat kambuh, kemungkinan terjadinya kekambuhan setelah pengobatan yang lengkap relatif jarang.
Masih Mungkinkah Hamil Setelah Terkena Koriokarsinoma?
Jika rahim tidak diangkat selama pengobatan koriokarsinoma, maka masih memungkinkan untuk hamil di kemudian hari. Namun, keputusan ini harus dibicarakan dengan dokter.
Pencegahan Koriokarsinoma
Saat ini, belum ada metode khusus untuk mencegah koriokarsinoma secara langsung. Namun, ada beberapa langkah yang dapat membantu mengurangi risiko, seperti menghindari kehamilan pada usia yang terlalu tua (lebih dari 35 tahun), serta memastikan bahwa kehamilan Anda dipantau secara rutin. Jika Anda memiliki riwayat masalah dengan plasenta atau keguguran berulang, penting untuk mendiskusikan langkah pencegahan dengan dokter.
Kesimpulannya koriokarsinoma adalah jenis kanker yang jarang terjadi namun bisa berbahaya jika tidak segera ditangani. Jika Anda mengalami gejala yang mencurigakan, seperti perdarahan setelah melahirkan atau keguguran, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
untuk informasi & buat janji temu Dokter dapat menghubungi:
- Contact Centre: 1 500 908
- WhatsApp Chatbot Appointment: +62 8122 2309 911
| Loading data... |
|---|


